hadirnya dirimu sesakkan jiwaku lagi

lagi, lagi dan lagi

kau sengaja mengusik ketenanganku

merajam, mendera tubuhku

dengan rayuan gombal, dengan gelak nafsu

yang berujung kenistaan

 

Kutahu itu petaka bagiku

Kuingin kau enyah dari hadapanku

Aku muak dengan ocehan manismu

Aku pengap dengan senyum tipismu yang beracun

Berbisa ….

 

Sudah,,,

Pergi jauh dariku

Enyahlah…

Aku caapek